Jumat, 01 Juni 2012

Pantun untuk yang Jarang Olahraga Pagi

Jalan ke toko membeli kawat
Kawatnya disimpan dalam lemari.
Biar badan sehat dan kuat
Olahraga di pagi hari.

***

Baru kali ini olahraga kok bangga. Kan kamu jarang olahraga. He he he. . .
( pantun untuk diriku sendiri)

Kamis, 31 Mei 2012

Agar Tidak Kena Flu Ala Udin

Kita saat ini masuk musim kemarau. Banyak debu yang bertebaran di mana-mana saat angin bertiup. Terkadang kita mengalami batuk atau pilek yang disebabkan debu atau udara kotor masuk ke hidung kita. Sehingga kita terkena sakit flu.

Untuk mengantisipasi agar kita tidak terserang flu memang dibutuhkan antisipasi dari diri sendiri (lho, maksudnya apaan tu?). Bingung? Aku sendiri juga bingung. He he he. . . (bercanda).

Maksudnya kalau ada debu yang beterbangan, kita menjaga diri dengan menutup hidung kita agar tidak kemasukan debu. Kita pun terhindar dari flu. Insya Allah.

Bagaimana dengan teman-teman? Mungkin teman-teman punya cara agar terhindar dari flu.

(Posting Blog lewat E-mail dari HP)

Posting Blog Lewat E-mail

Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Aku mau coba-coba posting Blog lewat E-mail nih. Apakah bisa atau enggak. Aku ingin mencoba dulu. Semoga saja bisa.

Kalau berhasil posting Blog lewat E-mail, jadinya mudah kalau mau posting lagi. Terutama posting tulisan-tulisan pendek, semisal puisi.

:-)

Kurang Sedikit

Ketika saya di jalan raya dan berhenti di depan lampu merah, kadang-kadang saya menjumpai orang-orang yang kurang tertib. Kenapa kurang tertib? Karena orang itu menjalankan motornya ketika rambu-rambu lalu lintas masih merah. Hanya kurang beberapa detik saja lampu itu menyala hijau kembali.

Bagaimana agar menjadi tertib? Sebaiknya pengendara kendaraan menunggu dulu hingga lampu lalu lintas menyala hijau kembali. Setelah itu baru deh, jalan kembali.

Memang dibutuhkan kesabaran. Seperti yang terjadi di jalan raya.

(Nasehat itu berlaku juga untuk saya pribadi)

Rame-rame Menyeberang Jalan

Setiap habis kuliah, di kampusku biasanya banyak mahasiswa yang akan menyeberang jalan. Biasanya terjadi pada sore hari sekitar jam lima. Sebenarnya setiap prodi, setiap kelas tidak sama pulang kuliahnya. Memang tidak sama pula masuknya. Ada yang mengambil kuliah di jam pagi atau di jam sore.

Di kampusku paling banyak mahasiswanya yang mengambil kuliah jam sore. Kelas pagi hanya untuk prodi Pendidikan Ekonomi dan PKN. Jadinya yang kuliah pagi hanya sedikit saja mahasiswanya.

Sekitar jam lima sore banyak mahasiswa yang pulang kuliah. Memang sekitar jam itu paling banyak mahasiswa yang mau pulang. Hampir semua mahasiswa naik sepeda motor ketika kuliah. Yang lainnya naik bus atau bersepeda atau jalan kaki.

Ketika mau menyeberang jalan, mahasiswa yang kebanyakan naik motor melihat-lihat kiri-kanan jalan. Agak sulit untuk menyeberang. Sulitnya apa? Sebenarnya itu tidak terlalu sulit. Sulitnya ketika melihat kiri-kanan itu. Karena yang mau menyeberang banyak, sehingga untuk melihat kiri-kanan jalan menjadi terhalang oleh mahasiswa-mahasiswa lainnya yang mau menyeberang juga.

Jalan di depan kampusku memang ramai. Banyak dilalui kendaraan. Sehingga diperlukan kehati-hatian agar para penyeberang selamat. ***

Hikmah : Hati-hati ketika menyeberang jalan agar selamat sampai tujuan.

Rabu, 30 Mei 2012

Seleksi Perangkat Desa

Sebentar lagi di desaku desa Kartoharjo, Ngawi ada seleksi perangkat desa. Ada dua yang akan diseleksi. Seleksi itu memilih Staf Urusan Umum dan Seksi Pembangunan.

Seleksi itu akan dilaksanakan pada hari Rabu, tanggal 6 Juni 2012. Ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi untuk ikut seleksi. Salah satunya yaitu peserta usianya minimal 20 tahun dan maksimal 45 tahun. Harus tinggal / menetap di desa Kartoharjo minimal satu tahun. Dan masih banyak persyaratan yang lainnya.

Peserta yang sudah mendaftar dan sudah lulus seleksi ada 42 orang. Staf Umum 29 orang dan Seksi Pembangunan 13 orang. Dari tes membutuhkan dua orang saja. Padahal yang mendaftar saja ada 42 orang. Wah wah...

Maaf

Manusia punya salah, demikan juga diriku
Manusia tak sempurna, demikian juga diriku
Manusia punya kelemahan, demikian juga diriku
Diriku manusia sehingga aku ingin minta maaf
Atas kesalahan-kesalahan yang ku sengaja maupun yang tidak
Kepada diri kalian, sahabatku
Kepada diri kalian, orang didekatku
Kepada semua, manusia di bumi ini.